Nggak
kerasa banget ternyata aku udah menginjak semester tua (semester 7) yang
artinya aku diwajibkan untuk mengambil mata kuliah Program Pengalaman Lapangan
(PPL). Padahal kalo dilihat-lihat, aku
masih nggak kalah imut, manis, dan alay kayak maba gituu,,, hehehehe
Kembali
lagi, waktu pemilihan tempat PPL, aku memilih kota nganjuk tercinta yang juga
notaben nya adalah kota kelahiranku plus kota dimana aku tumbuh berkembang
menjadi suatu pribadi yang khas. Ada 3 pilihan sekolah, yaitu smada, smasa, dan
smakom. Dan pilihanku jatuh dismasa. Dismasa ini ada 20 orang yang akan
melaksanakan PPL, dari 5 jurusan dan masing-masing jurusan terdiri dari 4 orang.
®
Dari jurusan BK sendiri ada aku, sherly, luluk, dan ahsin.
®
Dari jurusan seni rupa ada nanda (bunda), N (moo), arip, dan febri.
®
Dari jurusan jepang ada dewi, lia, marinda, dan ika.
®
Dari jurusan biologi ada pamuji (pam2), pras, reni, dan lilik.
®
Terakhir jurusan fisika ada bingah, nurul, ima, dan ocha.
Pertama
kali masuk pakai almamater yang aku rasain adalah panaaaaaasssnya pake
almamater. Untung aja nganjuk itu kaya akan angin, jadi gerah-gerahnya sedikit
terobati dengan hembusan angin yang bisa menerbangkan kertas-kertas yang ada
diluar ruangan. Upacara hari senin, aku terpaksa menyiksa kakiku dengan
bertenger didepan barisan murid dengan menggunakan sepatu pantofel hak 3 cm.
ini baru 3cm, bagaimana dengan yang pakai 5-7cm????? biuuuuuhh,, empet-empetan
banget rasanya, pengen tak copot tu sepatu trus tak lemparin yang jauh. Tapi apa
daya, PPL harus memakai pantofel yang kalo dipake jalan keluar suara “klotak,
klotak, klotak”
| PPL bersama dengan salah satu icon karnaval SMASA Nganjuk |
Next,
tugas pertama kita adalah membantu dekor mobil hias untuk acara karnaval dalam
rangka ,menyambut hari kemerdekaan RI yang ke-67. Sore-sore kita udah balik ke
sekolah, membantu beberapa yang perlu dibantu, trus ngangguuuuuur,, dan
akhirnya kita sepakat untuk ke salah satu rumah guru yang sedang menghias mobil
juga di sukomoro. Dan terdamparlah kami disana mengutak-atik sterofom, triplek,
cat, gabus, kawat, paku, pilok, dll. Yang jelas untuk kali ini yang paling
berperan anak seni donk hehehe,,,, anak cewek jam 9 pulang sedangkan anak cowok
entah mereka pulang jam berapa aku nggak tau.
Besoknya
kita masih sibuk dengan acara mendandani cowok-cowok yang ikut karnaval, dan
kali ini yang berperan banyak adalah yang cewek tentunya. Dilanjut dengan acara
menemani mereka jalan, membubarkan penonton yang ketengah jalan, panaaasss,,
keringetan,, capek,, semua bercampur jadi satu. Berangkat jam 7 pagi, dan
pulang jam 7 malam, sungguh luar biasa,,,
Keesokan
harinya ada lomba gerak jalan, dan yang mendampingi hanya PPL cowok, dan aku
mulai untuk mengajar (aseeekkk). Pertamanya ditemenin sama pamong, masuk
kekelas kusus yang pastinya membuat jantung dag dig dug deeeerr, tapi
alhamdulillah anaknya asik-asik dan enak diajak ngomong. Pertamanya jelas kita
perkenalan dan main-main saja. Aku punya kelas spesial, yang menurutku anak nya
enak-enak banget, asik diajak ngomong, saling terbuka, dan yang pastinya
alayyyy,,, yaitu kelas xii ipa 2, trus juga ada kelas yang awalnya g enak dan
setelah diajak ngobrol plis sharing-sharing ternyata mereka juga asik-asik
yaitu kelas xii ips 3. Setiap ngajar biasanya yang masuk 2-2… tapi kalau ada
jadwal yang tempuk, aku yang biasanya sendiri,,
![]() |
| detik-detik sebelum menangis *tragedi dompet ilang (T.T) |
Oiya,
aku diberi tugas yang wauwwwww sama pamong ku, yaitu data pribadi siswa all
class, DCM all class, dan sosiometri all class. OMG!! Please dech (T.T). sudah
jangan dibahas itu, membuatku galau walau hanya mengingat-ingat saja.
Hari-hari
dilalui dengan santai, nyaman-nyaman saja, dan yang pastinya seru karena PPL
ini pas bulan ramadhan jadi nya kita sering bukber diluar sama anak-anak PPL,
bisa lebih dekat dan akrab. Tapi kebanyakan yang kumpul adalah anak BK dan anak
seni plus pamuji. Tragedi yang paling membuat hati miris adalah tregedi
hilangnya dompetQ, dompet luluk, dompet nanda, dan HP luluk di masjid jami’. Membuat
ku mewek kagak berhenti huhuhuuuuuuuu,,, acara lapor polisi pun dilakukan demi
memudahkan untuk mengurus surat-surat yang hilang. Dan yang jelas acara
dimarahi mama pun tidak akan luput. Mewek semalaman. Besoknya pas ngajar, aku
dikabari nanda kalau ada yang menemukan dompet di dalam bis!!!! Wiiiiiiiiii angin
segar datang menyambut hariku hehehe magribnya kita janjian ketemu diterminal
dan dompetnya dikasihkan sama kornet bis MIRA.
Moment
tak terlupakan selanjutnya adalah pas jalan-jalan ke rumah luluk, jadi
ceritanya sore kesana, bukber dirumah luluk, main badminton tengah malam, main
kembang api, main kartu remi, foto-foto, dan sebagainya… sebelum tidur, aku dibuat ketawa ngakak sama anak-anak cowok yang bergaya kayak mau nikahan gitu. ada yang memakai sarung untuk jilbab, ada yang berperan jadi penghulu, dan lainnya. selain itu, mereka kalau mau tidur itu rame banget. nggak tau apa yang mereka omongin. pokoknya ngomong aja....
Paginya kita cap cus
ke air terjun grape,, tak pikir kalo tempatnya buaguuuuss gitu, ternyata,
mending ke sedudo dech!! Tapi tak apalah asalkan bersama kawan-kawan, kemana
aja asik J trus sorenya baru dech kita pulang ke nganjuk.
![]() |
| bersama @air terjun grape |
| acieee cieee.... febri bersama 6 bidadari :P |
Acara
dilanjut dengan pondok romadhon dan menginap disekolah sesuai dengan jadwal
piket. Setelah liburan lebaran, akhirnya kita disibukkan dengan yang namanya
dateline laporan PPL. Wuuuuuzzzz pada kelimpungan semua dan mengcari-cari kakak
angkatan yang sekiranya bisa memberikan bantuan contoh laporan, tentunya aku
juga melakukan hal yang sama hahaahaha,,, tapi alhamdulillah semuanya selesai
tepat pada waktunya.
Perpisahan
adalah hal yang paling dibenci. Walaupun sebenarnya PPL penuh dengan skandal
yang tek terelakkan, namun setelah 2 bulan bersama dengan kawan-kawan PPL
maupun dengan siswa-siswa, akhirnya kita musti pisah dan itu menyedihkan L aku bakalan kangen banget sama
beberapa orang yang selama 2 bulan ini menemaniku dan membuat aku tersenyum….




